Sabtu, 30 Maret 2019

Si hijau pengaman kampus

   Si Hijau atau sering kita sebut satpam merupakan orang yg pakaiannya menggunakan rompi hijaunya, yang tugasnya senantiasa memberikan suatu ke nyamanan dan keamanan disetiap orang yang ada di kampus IAIN Kudus, seorang yang setiap pagi udh siap-siap memberikan pelayanannya untuk mengatur jalan, menyeberangkan setiap dosen maupun mahasiswa supaya lancar dan terkendali. Dari waktu pagi hingga sore, dimana si hijau ini senantiasa berkeliling kampus, mengecek motor satu persatu, memastikan motor motor dalam keadaan aman, rapi, dan jauh dari pencurian. 
    Disela-sela kegiatan berkeliling kampus si hijau ini juga mengawasi keamanan melalui pos satpam yang berada di sebelah pintu keluar kampus,, walaupun posnya kurang memadai dari segi kenyamanan maupun ruangannya, tapi si hijau tetap menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati dan dengan keikhlasan. Itulah si hijau kampus IAIN Kudus. 

Nama : muhammad rif'an
Kelas. : kpib 4
Nim .  : 1740210054

Minggu, 23 Desember 2018

pengaruh konvergensi media ditengah pendidikan komunikasi islam


Pengaruh Kovergensi Media di Tengah Pendidikan Komunikasi Islam
Muhammad Rif’an
1740210054
Mahasiswa Jurusan Dakwah dan Komunikasi
Institut Agama Negeri Kudus

Abstrak
Pada artikel ini menjelaskan pengaruh kovergensi media di tengah pendidikan komunikasi islam. zaman era sekarang ini sebuah perguruan tinggi itu memanfaatkan bagaimana peluang dari dinamika media massa yang sudah melakukan konvergensi akibat tuntunan dari sebuah kemajuan teknologi dan komunikasi. Artikel ini berpendapat bahwa jurusan ilmu komunikasi dan komunikasi pensyiaran islam itu lebih memperhatikan sebuah orientasi operasi teknis dalam sistem pembelajarannya, yang menawarkan peluang besar bagi lapangan kerja sekaligus dakwah islam.
Kata Kunci : Pendidikan Komunikasi, Orientasi teknik, Konvergensi media.

A.    PENDAHULUAN
Pada dasarnya sebuah perguruan tinggi di Indonesia ini sudah lama menyelenggarakan ilmu komunikasi. awalnya sebuah perguruan tinggi menggunakan nama pendidikan ilmu komunikasi massa dan pendidikan ilmu publistik. Akan tetapi pada tahun 1982 yang melalui keputusan presiden RI No. 107, nama ilmu komunikasi massa dan ilmu publistik itu diseragamkan menjadi ilmu komunikasi. Yang dimana pada sejak tahun 1982 sampai sekarang inilah, Indonesia hanyalah mengenal pendidikan ilmu komunikasi.
Kendati demikian, perguruan tinggi yang dalam pengoprasionalisai pendidikan ilmu komunikasi itu berbeda-beda. Ada yang menempatkannya dalam kelembagaan di bawah jurusan. Ada pula yang meletakkan di bawah patung fakultas. Ketika pendidikan ilmu komunikasi berada di bawah jurusan, nama fakultas yang menaunginya tidak selalu sama. Ada yang berada di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ada pula yang berada di bawah Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya, bahkan sebagian perguruan tinggi meletakkannya di bawah Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Dengan begitu, setiap jurusan ilmu komunikasi punya kebebasan untuk menginduk ke fakultas mana pun.
B.     PEMBAHASAN
Pendidikan Komunikasi
Dimana, suatu pendidikan itu adalah suatu komunikasi yang didalamnya mengandung sebuah arti kata, bahwa dalam proses tersebut terjadi dua komponen yang saling berinteraksi, dimana seorang pengajar sebagai komunikator dan seorang pelajar itu sendiri sebagai komunikan. Dan pada dasarnya pendidikan komunikasi atau pendidikan ilmu komunikasai itu dibagi menjadi dua orientasi yaitu, orientasi akademis dan orientasi operasi teknis. Orientasi akademis itu mengarah pada suatu kemampuan intelektual seseorang, sedangkan orientasi teknis itu mengarah pada pengembangan kempuan psikomotorik.
Lapangan kerja mahasiswa yang menekuni orientasi akademis tentu saja berbeda dengan mereka yang menekuni operasi teknis. Dimana, mereka yang menekuni orientasi akademis biasanya bekerja sebagai peneliti, dosen maupun supervisor bidang komunikasi. Sedangkan Mereka yang menekuni operas teknis biasanya bekerja sebagai operator bidang komunikasi. Apapun pekerjaan mereka, tetap saja mereka disebut sebagai
sarjana ilmu komunikasi. 
Akan tetapi, akhir-akhir ini seolah-olah pendidikan ilmu komunikasi itu berorientasi akademis saja yang memerlukan teori dan metodologi ilmu komunikasi. Pendidikan ilmu komunikasi yang berorientasi operasi teknis tidak memerlukan kedua hal tersebut. Padahal keduanya juga membutuhkan teori dan metodologi ilmu komunikasi.
Dalam hal ini, sesungguhnya perhatian jurusan atau fakultas ilmu komunikasi dalam mengajarkan teori dan metodologi ilmu komunikasi yang berorientasi operasi teknis. Dan Harus diakui bahwa perhatian mereka tidak begitu besar. Ini bisa dilihat dari perbandingan mata kuliah yang berorientasi akademis dan orientasi operasi teknis. Jumlah mata kuliah yang termasuk orientasi operasi teknis jauh lebih sedikit dari mata kuliah yang termasuk orientasi akademis. Tidak heran juga bila mahasiswa yang ingin memiliki orientasi operasi teknis kurang didukung oleh mata kuliah-mata kuliah yang memadai. Masalahnya adalah bagaimana mengoptimalkan pendidikan komunikasi Islam berorientasi teknis.
Konvergensi media
Berkat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi lantas muncul istilah konvergensi. Berawal dari konvergensi jaringan, kemudian tercipta konvergensi media. Untuk saat ini, konvergensi media bagi pengusaha media merupakan sebuah keniscayaan. Jakob Oetama pernah mengatakan bahwa kehadiran konvergensi tidak bisa ditunda:
“create once, publish many”. Suratkabar mentransformasikan news room-nya untuk mengoptimalkan kesempatan yang ditawarkan teknologi untuk memperkuat brand-nya, mengendalikan biaya dan menarik pelanggan baru.
Seturut dengan tuntutan terjadinya konvergensi media tersebut, maka news room lantas dipakai beramai-ramai, baik oleh mainstream Pendidikan Komunikasi Islam di Tengah Konvergensi Media
           
C.    KESIMPULAN  
Dari uraian di atas menunjukkan bahwa pendidikan ilmu komunikasi di Indonesia memiliki dua orientasi, yakni orientasi akademis dan operasi teknis. Kedua berorientasi pada teori dan metodologi ilmu komunikasi. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa pengelola jurusan atau fakultas ilmu  komunikasi lebih memperhatikan pendidikan ilmu komunikasi yang beorientasi akademis. Akibatnya, pendidikan ilmu komunikasi yang berorientasi operasi teknis tidak memperoleh perhatian yang memadai.Kesimpulan ini seharusnya menjad isyarat bagi jurusan komunikasi Islam khususnya, dan ilmu komunikasi secara umum, untuk lebih memperhatikan orientasi operasi teknis pendidikan ilmu komunikasi yang menawarkan peluang besar bagi lapangan kerja sekaligus dakwah Islam.















DAFTAR PUSTAKA
Jay David Bolter, Jay David & Grusin, Richard. 2000, Remediation;
Understanding Media. Cambridge, MIT Press, Massachusetts.
Oetama, Jakob. 2002, Kontribusi Ilmu, Teknologi dan Praktisi
Komunikasi dalam Pengembangan Pendidikan Komunikasi,
Makalah disampaikan pada Seminar  Temu Alumni Jurusan
Ilmu Komunikasi UGM, Yogyakarta 6 Juli.
Siregar, Ashadi. 2002, Pendidikan Ilmu Komunikasi di Indonesia,
Makalah disampaikan pada Seminar Temu Alumni Jurusan
Ilmu Komunikasi UGM, Yogyakarta 6 Juli

Selasa, 18 Desember 2018

bahasa jurnalistik

BAHASA JURNALISTIK
Dalam dunia kejurnalistikan, Bahasa jurnalistik gaya bahasa yang digunakan dalam menulis berita. Bahasa jurnalistik juga sering disebut sebagai bahasa pers, media massa. Dimana Seorang jurnalisme dalam berbahasa harus faham dan mengerti betul tentang bahasa jurnalistik. Dengan menggunakan bahasa jurnalistik, tulisan yang semua kita anggap biasa-biasa saja, tidak menarik untuk dibaca, dan bahasanya tidak efektif. Dapat menjadi tulisan yang ringkas, padat, jelas serta yang paling penting adalah enak untuk dibaca dan diresapi. 
Tentunnya Bahasa jurnalistik meliputi, :
1. Haruslah sesuai dengan EYD ( Ejaan Yang Disempurnakan),
2. Haruslah dalam bentuk baku 
3. Terakhir, bahasanya harus efektif juga. 
Itulah ciri- ciri dari Bahasa jurnalistik yang akan membuat tulisan di media massa menjadi lebih komunikatif. Tidak bertele- tele dan basa-basi.

Nama : muhammad rif'an
Nim.   : 1740210054

sumber berita

Kita masih di dunia jurnalisme dimana saya akan menjelaskan tentang sumber berita. 
Pada hakikatnya Sumber berita adalah detak jantung dari jurnalisme. Kunci agar karir dapat menanjak terletak pada networking, sehingga penting sekali bagi para jurnalis untuk menjaga kontak dan hubungan dengan para sumber.
1. Observasi Langsung
Sumber ini paling meyakinkan para konsumen berita, karena para jurnalis mengamati secara langsung peristiwa yang terjadi. Terdapat kepercayaan yang besar dari perusahaan media dan konsumen kepada para jurnalis dalam menghimpun fakta melalui observasi. 
Langkah ini dapat dilakukan dengan yang disebut sebagai cover both sides di mana suatu isu bisa melibatkan dua sampai lebih banyak pihak—sekarang bisa disebut juga sebagai cover all sides. Hal ini dilakukan agar dapat memverifikasi data yang diperoleh.
2. Sistem Beat
 
Sistem ini mengarahkan para jurnalisnya untuk memegang bidang tertentu. Pembagian ini bisa berdasarkan wilayah atau bidang-bidang dalam suatu media, contohnya bidang politik, hukum, olahraga,entertainment, metropolitan, atau ekonomi. Bahkan, dari bidang-bidang tersebut bisa diperkecil lagi, 
3. Narasumber
Dimana seorang jurnalistik harus diperhatikan saat mewawancarai narasumber adalah pastikan sumber yang diwawancara itu memenuhi syarat, seperti kredibel dan dapat dipercaya. Berlaku juga jika mengambil sumber dari referensi, karena bisa saja sumber referensi itu sudah tidak relevan karena adanya perkembangan seiringnya waktu.
4. Wawancara
 
Terdapat tiga prinsip dasar dari wawancara, yaitu:
  1. Wawancara pada dasarnya adalah perbincangan antara dua pihak untuk mendapatkan informasi yang akan disampaikan kepada publik. Pembicaraan ini merupakan pertukaran informasi yang bisa memunculkan suatu kebenaran.
  2. Bukan berarti jurnalis menjadi banyak bicara saat wawancara. Justru yang seharusnya banyak bicara adalah yang diwawancara karena orang tersebut yang memiliki informasi yang jurnalis inginkan. Menjadi tugas jurnalis untuk menggali informasi tersebut lewat wawancara.
  3. Jurnalis dianjurkan agar menjadi ahli setelah mewawancarai narasumber terhadap suatu topik tertentu. Dalam hal ini, jurnalis dengan narasumber harus sama-sama terbuka dan berterus terang agar keduanya sama-sama mendapatkan keuntungan.
Selain ketiga hal di atas, kunci yang harus diingat jurnalis untuk bisa melakukan wawancara yang baik adalah mendengarkan narasumber dengan baik. Selain itu seorang jurnalis maupun narasumber memiliki gaya bertanya dan menjawab yang berbeda. Maka dari itu dibutuhkan kemampuan yang lebih bagi jurnalis untuk memahami sifat dan karakter dari narasumber. Jangan lupa untuk menanyakan pertanyaan klimaks di pertanyaan terakhir. 
Nama : m rif'an
Nim.   : 1740210054

jurnalisme islam

Pada pertemuan selanjutnya yang sekarang ini ibu dosen menjelaskan tentang seputar dunia jurnalistik
Yang membahas tentang jurnalisme islam,,, apa sih, jurnalisme islam itu,,
"JURNALISME ISLAM" pembahasan yang sangat menarik. Jurnalisme pertama terbit di majalah disabili, pada tahun 1984. Sebagai media bawah tanah yaitu keberadaannya tidak diketahui oleh pemerintah, namun pemerintah tidak melarang hal tersebut. Beritanya berisi seputar masalah yang berhubungan dengan kegamaan, seperti perzinaan dan hukuman bagi pelakunya.
Dalam UUD no 28 sudah dijelaskan bahwa setiap orang bebas mengeluarkan pendapatnya masing-masing.
Di Minangkabau terbit majalah pertama yaitu al-munir pada tanggal 1 April 1911. Pelopornya adalah haji Abdullah Ahmad.

Nama : muhammad rif'an
Nim. : 1740210054

Senin, 17 Desember 2018

berita terbaru

Berita terbaru,,
Puluhan rumah warga di kawasan wisata Desa Wonosoco Kecamatan Undaan Kudus, Selasa (4/11) sore diterjang banjir bandang yang datang dari lereng Pegunungan Kendeng (Pegunungan Kapur Utara). Gelontoran air setinggi antara 30-100 cm itu membawa material lumpur pekat dan bebatuan kecil, berlangsung sekitar 20 menut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.Kepala Desa Wonosoco Setiyo Budi mengatakan, banjir bandang terjadi setelah hujan deras selama sekitar setengah jam mulai pukul 14.00 di kawasan Pegunungan Kendeng Desa Wonosoco. Luapan air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah yang dihuni sekitar 50 kepala keluarga (KK) di RT.01,02,04-RW.01, sekitar pukul 14.30. Lumpur juga menutup kolam renang dan lokasi wisata SendangDewot.“Ketinggian air yang datang dari lereng Pegunungan Kendeng itu mencapai satu meter. Ini banjir bandang ke sebelas sejak 10 tahun terakhir,” ungkapnya.Camat Undaan Rinardi Budiyanto menambahkan, usai banjir bandang ratusan warga langsung membersihkan sisa lumpurdi rumah masing- masing. Sedang pembersihan di area wisata Sendang Dewot dilakukan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, aparat TNI-Polri, petugas kecamatan dan desa setempat.Mereka membersihkan lumpur setebal hingga 20 cm dengan menyemprotkan air dari truk tangki dan pompa diesel ke halaman Sendang Dewot. Sedang lumpur yang masuk ke dalam kolam renang sendang wisata itu mencapai ketebalan 50 cm. Sementara menurut salah seorang warga RT.04-RW.01 Desa Wonosoco, Sukurmin (55), banjir datang begitu cepat dan air langsung menghilang. “Kami selalu was- was jika terjadi hujan lebat. Banjir bandang sering terjadi bahkan pernah menelan korban jiwa dan merusakkan rumah warga,” katanya.Banjir serupa terakhir terjadi pada 21 januari 2017. Dua orang wisatawan hanyut, seorang korban warga Desa Undaan Lor Kecamatan Undaan tewas.Terjangan banjir juga menghanyutkan beberapa sepeda motor, dua di antaranya mengalami rusak berat. Selain itu, tembok pagar kolam renang sepanjang 20 meter tinggi 2 meter ambruk, dan dinding talud sungai sepanjang 15 meter ambrol.

Nama : m rif'an
Nim.   : 1740210054
Pada pertemuan kali ini saya sebgi mahasiswa akan menerangakan tentang nilai berita yang sebelumnya dijepaskan oleh ibu dosen saya,,, langsung saja,, dalam sebuah brrita pastinya trdiri dari beberapa nilai berita unsur-unsur berita sebagai nilai berita (news value), yaitu:
-keluarbiasaan (unusualness), keluarbiasaan yang dimaksud adl nilai berita luar biasa itu paling tidak dapat dilihat dari lima aspek: lokasi peristiwa, waktu peristiwa itu terjadi, dan dampak yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut (baik dalam bentuk jiwa maupun harta) serta menyangkut kemungkinan perubahan aktivitas masyarakat;
-kebaruan (newsness) berita adalah sesuatu yang terbaru. Presiden yang baru dilantik, walikota yng baru diangkat, artis yang baru melahirkan, pejabat yang baru masuk penjara, semua itu merupakan berita;
-akibat (impact) berita adalah sesuatu yang memiliki akibat atau dampak. Suatu peristiwa atau hal tidak jarang menimbulkan dampak, terutama dampak dalam kehidupan masyarakat. Misalnya, kenaikan harga sembako, dll;
 -aktual (actual) berita adalah apa yang terjadi hari ini. Semakin aktual berita itu semakin tinggi pula nilai beritanya;
-kedekatan (proximity) adalah berkaitan dengan jauh dekatnya peristiwa itu dengan kehidupan masyarakat atau khalayak.
-informasi (information) merupakan hal penting yang sering dibutuhkan oleh masyarakat. Informasi merupakan segala sesuatu yang dapat menghilangkan ketidak pastian;
-konflik (conflict) berita adalah konflik (news is conflict) segala sesuatu yang mengandung konflik merupakan sumber berita yang tidak pernah kering.
-orang penting (public figure) berita berkaitan dengan orang-orang penting, seperti: pejabat, artis, orang-orang terkenal, selebriti.
-ketertarikan manusiawi (human interest) suatu peristiwa kadang dapat menimbulkan efek emosi yang berarti pada diri khalayak. Berita yang demikian merupakan berita yang dapat memiliki nilai human interest;
-kejutan (surprising) sesuatu yang mengejutkan merupakan suatu berita
-(news is surprising). Kejutan biasanya datang tiba-tiba dan tak disangka.
-seks (sex) dalam dunia jurnalistik, seks juga berarti berita (news is sex). Berita yang berkaitan dengan seks.

Nama : m rif'an
Nim.  : 1740210054

Si hijau pengaman kampus    Si Hijau atau sering kita sebut satpam merupakan orang yg pakaiannya menggunakan rompi hijaunya, yang tugas...